Cara Membuat Keju untuk Bisnis Rumahan

cara membuat keju

Hai…  kali ini saya akan membahas dan memberi tau bagaimana cara membuat keju untuk bisnis rumahan ni. udah penasaran bagaimana caranya? simak baik-baik ya!

Keju memang berkembang dengan berbagai jenis keju. Selain tekstur, warna dan rasa, keju-keju tersebut dibedakan dari tempat asal mula keju itu dibuat.

Misalnya, keju edam adalah keju pertama kali dibuat di edam, belanda. Adapun keju cheddar adalah keju dengan tekstur keras dan berasal dari desa cheddar, Inggris.

Selain membahas tentang sate padang, saya akan membahas tentang cara membuat keju.

Keju

cara membuat keju

Keju adalah makanan yang dibuat dari dadi susu yang dipisahkan, yang diperoleh dengan pengumpulan bagian casein dari susu dan susu skim.

Pengumpulan ini terjadi dengan adanya enzim rennet (enzim lain yang cocok) atau dengan meningkatkan keasaman susu melalui fermentasi asam laktat, atau dengan kombinasi kedua teknik ini.

Terdapat berbagai macam dan jenis keju, tergantung di mana keju itu dibuat, jenis susu yang dipakai, metode pembuatannya dan perlakuan yang dipergunakan untuk pematangannya.
Dua cara umum untuk mengklasifikasi keju ini didasarkan pada sifat teksturnya ataupun pada proses cara pematangannya. keju juga dianggap mudah lunak dengan kadar air lebih lebih dari 40%.
sebagai setegah lunak atau setengah keras dengan kadar air 36 – 40% atau sebagai keras dengan kadar air 25 – 36%, dan sangat keras kalau kadar airnya kurang dari 25%.
Keju dapat dimatangkan dengan bakteri, jamur, berbagai gabungan antara bakteri dan jamur, atau dapat juga dibiarkan tanpa dimatangkan.
Dalam pembuatan keju, susu diubah menjadi bahan pangan yang lebih padat, lebih bergizi dan tidak mudah rusak.
Pada dasarnya, pembuatan keju terdiri dari pengumpalan susu untuk membentuk tahu susu, pemotongan padatan itu menjadi potongan kecil, pengeringan whey dari tahu keju dan pengkemasan.
Berbagai jenis keju tergantung pada bagaimana tahu susu itu diperlakukan dalam arti lamanya tahu itu dikenakan suasana asam, panas dan kondisi-kondisi pematangan.
Susu mentah juga dipakai membuat keju dengan rasa kuat yang menjadi matang lebih cepat daripada keju yang dibuat dari susu yang sudah dipasteurisasi.
Sekarang, sebagian besar keju dibuat dengan menggunakan susu yang telah dipasteurisasi, karena hal ini menghasilkan produk yang lebih konsisten dan seragam.
Pasteurisasi dapat menghancurkan bakteri patogen yang ada hubungan dengan susu, tapi juga menghancurkan organisme dan enzim yang ikut membantu proses dalam pematangan, jadi pada umumnya diperlukan waktu pematangan yang lebih lama.

1.Cara Membuat Keju

Terdapat cukup beragam jenis produk keju yang saat ini banyak di perlukan, diantaranya saja seperti keju cheddar, keju edam, keju mozarella dan lain sebagainya.

bahan-bahan yang dibutuhkan:

  • Susu sapi 2 gelas
  • Cuka atau air lemon 4 sendok makan
  • Garam secukupnya

Langkah untuk membuat keju:

  1. Susu di rebus dalam panci hingga mendidih, sambil di aduk perlahan agar susu tidak lengket.
  2. Setelah mendidih matikan kompor dan biarkan susu dalam panci hingga suhu panasnya menurun.
  3. Tambahkan cuka kedalam susu sambil di aduk selama kurang lebih beberapa menit hingga terdapat bagian susu yang menggumpal.
  4. Lalu pisahkan gumpalan dengan cairan susu menggunakan saringan kain tipis sambil sedikit di tekan agar cairan benar-benar terkuras.
  5. Selanjutnya gumpalan susu bisa kita tambahkan garam secukupnya sambil di aduk hingga rata.
  6. Terahir dinginkan adonan dalam lemari es dapat juga di bentuk sesuai keinginan menggunakan wadah cetakan.

2.Cara Membuat Keju Mozarella

Mozzarella termasuk jenis keju yang dapat Anda buat sendiri di rumah dengan cukup mudah. keju yang sangat lezat dan lembut ini sesuai untuk roti, pizza, atau salad.

bahan-bahan yang dibutuhkan:

  • 5 liter susu pasteurisasi
  • 10gr asam sitrat
  • ¼ tablet rennet
  • 10gr garam
  • ½ gelas air

langkah untuk membuat keju mozarella:

  1. Masukkan susu ke dalam panci besar lalu hangatkan hingga mencapai suhu sekitar 30°C.
  2. Larutkan bubuk asam sitrat dengan ¼ gelas air, masukkan ke dalam susu, dan aduk rata selama 5 menit.
  3. Larutkan pula rennet dengan ¼ gelas air, lalu campurkan secara merata ke dalam susu. Proses koagulasi (penggumpalan) akan terjadi pada tahap ini. Tutuplah panci dan tunggu selama ±10 menit hingga susu menggumpal.
  4. Potong-potong susu yang sudah menggumpal di dalam panci agar membentuk kubus.
  5. Gunakan saringan untuk memisahkan gumpalan susu dari air dadihnya.
  6. Masukkan gumpalan susu dengan sedikit saja sisa air dadihnya ke dalam sebuah wadah tahan panas, taburi garam, lalu panaskan sebentar di atas kompor sambil Anda uleni.
  7. Tahapan terakhir pada cara membuat keju mozzarella asli ini ialah proses pengulenan atau pemelaran. Menggunakan dua buah spatula, uleni gumpalan susu tadi sampai benar-benar kalis, kenyal, dan mencapai tingkat elastisitas yang Anda inginkan.
  8. Pindahkan ke dalam wadah kering dan mozzarella homemade anda pun siap digunakan!

3.Cara Membuat Keju Goreng

bahan-bahan yang dibutuhkan:

  • 100 gr keju craft quick melt
  • 1 btr telur kocok lepas
  • secukupnya Tepung terigu
  • secukupnya Tepung panir/roti
  •  Minyak untuk menggoreng

saos untuk cocolan:

  • 3 sdm mayonaise pedas
  • 1/2 sdm air perasan jeruk lemon
  • 1/4 sdt oregano

langkah membuat keju goreng:

  1. Potong keju memanjang, masukkan ke telur, lalu balur tepung terigu, kemudian masukkan lagi kedalam telur setelah itu balur tepung panir/roti.
  2. Ulangi langkah sampai keju habis.
  3. Panaskan minyak untuk menggoreng.
  4. Api jangan terlalu kecil, karna jika keju digoreng terlalu lama kejunya akan meleleh keluar tepung.
  5. Goreng hingga kecoklatan. Untuk membuat sausnya campurkan semua bahan dan aduk merata.
  6. Sajikan selagi hangat dengan sausnya.

4. Cara Membuat Keju Cair

bahan-bahan yang dibutuhkan:

  • 250 ml susu putih full cream
  • 150 gram keju cheddar
  • Tepung bumbu keju 1  saccet
  • Kuning telur 1 butir
  • Tepung maizena 1 1/2 sendok makan
  • Air mineral secukupnya
  • Bubuk cabe secukupnya (sesuai selera)

langkah untuk membuat keju cair:

  1. Panaskan susu full creamdalam sebuah panci.
  2. Tambahkan keju cheddarke dalam panci berisi susu dan aduk hingga larut.
  3. Campurkan tepung bumbu keju ke dalam larutan susu dan aduk hingga merata.
  4. Jika kalian ingin rasa sausnya agak pedas, tambahkan sedikit bubuk cabe atau sesuai selera.
  5. Gunakan mangkuk kecil, campurkan kuning telur, tepung maizena, dan sedikit air mineral. Aduk hingga larut.
  6. Masukkan adonan kuning telur ke dalam panci sedikit demi sedikit. Aduk hingga mendidih.
  7. Setelah mendidih, tuang ke wadah yang sudah tersedia.

5.Cara Membuat Keju Parmesan

bahan-bahan yang dibutuhkan:

  • 100 gr keju cheddar
  • 100 gr keju edam

langkah membuat keju parmesan:

  1. Pertama parut keju dalam wadah.
  2. Lalu letakkan wadah dekat kipas angin.
  3. Aduk sesekali agar keju kering merata.
  4. Anginkan dalam 24 jam.
  5. Kemudian blender kasar. jika masih basah anginkan kembali hingga benar-benar kering.
  6. Setelah kering masukkan kedalam wadah kedab udara.
  7. Simpan dalam lemari es agar bertahan lama.

6.Cara Membuat Keju Edam

bahan-bahan yang dibutuhkan:

  • 2 galon susu sapi
  • 1 sdt kalsium klorida dalam 1/4 cup air
  • 4 tetes pewarna annatto di 1/4 cup air (opsional)
  • 2 ons mesofilik kultur starter
  • 1 sdt rennet cair dalam 1/4 cup air
  • 4 cangkir garam dalam 1 galon air (larutan air garam)

langkah membuat keju edam:

  1. Tuang susu ke dalam double boiler perlahan dengan suhu susu 86 ° F. Tambahkan kultur starter dan aduk selama 5 menit. angkat dari panas dan penutup. Diamkan selama 30 menit.
  2. Tambahkan kalsium klorida dan warna jika diinginkan. Aduk rata selama 5 menit.
  3. Tempatkan double boiler kembali ke suhu panas sendan kurang lebih 86 ° F. Tambahkan rennet dan aduk selama lima menit. Tutup, dan biarkan ditetapkan pada 86 ° F selama 30 menit atau sampai bersih tercapai.
  4. Potong 1/2 kotak dan aduk selama 15 menit. diamkan selama 10 menit.
  5. Perlahan naikkan suhu 96 ° F. hilangkan whey ke atas dadih dan simpan untuk digunakan nanti.
  6. Panaskan air dengan suhu kira-kira 96 ° F. Perlahan-lahan tambahkan air dan aduk sampai dadih tegas. (Sekitar 20 menit) biarkan dadih untuk menetap selama 10 menit.
  7. Tuang dadih ke saringan stainless, tutup dengan piring makan berat, dan memungkinkan untuk mengeringkan sisa whey selama kurang lebih 5 menit.
  8. Tempatkan dadih dalam kain katun tipis yang dilapisi cetakan keju lalu di pers. Setiap 45 menit, kain katun tipis berlapis dadih di whey panas, dibalik dan dicetak kembali. Setelah 3 jam lakukan tekanan dan flipping, pers di 30 lbs. biarkan selama 12 jam.
  9. keluarkan keju dari cetakan dan kain tipis juga diambil. Rendam dalam larutan air garam selama 2 sampai 3 hari pada, dan keju dibalik setiap 12 jam.
  10. keluarkan keju dari air garam, tempatkan keju pada tikar, dan memungkinkan keju untuk matang ditemukan pada 60 ° F selama 3-4 minggu, membalik setiap hari.
  11. Simpan keju dalam lemari es selama 3-8 minggu pada 45-50 ° F, dibalik dua kali per minggu selama beberapa minggu pertama. keju siap digunakan.

7.Cara Membuat Keju Cheddar

bahan-bahan yang dibutuhkan:

  • 8 liter susu segar
  • 1/4 sendok teh atau 1,25 ml kultur mesophilic
  • 1/2 sendok teh atau 2,5 ml rennet hewani cair, larutkan dengan 1/2 gelas (125 ml) air dingin
  • 2 sendok makan garam halus.

tahap 1 pembuatan keju cheddar:

  1. Panaskan terlebih dahulu susu di dalam panci besar menggunakan api sedang sampai suhunya 32,2 derajat celsius.
  2. Masukkan kulur mesophilic ke dalam susu, aduk dan pastikan semua tercampur rata.
  3. Diamkan susu selama 1 jam.
  4. Setelah 1 jam, masukkan rennet ke dalam susu, aduk selama kurang lebih 5 menit.
  5. Biarkan susu mengental selama 1-2 jam. Tahapan ini akan terbentuk gumpalan atau dadih dan seharusnya sudah cukup padat untuk bisa dipotong.
  6. Potong dadih menjadi berbentuk dadu dengan ukuran 6,5 mm.
  7. Biarkan dadih selama 15 menit sampai menjadi lebih padat.
  8. Naikkan suhu secara perlahan sampai mencapai 38,8 derajat celsius. Biasanya tahapan menaikkan suhu perlu 30-45 menit. Setelah suhu tercapai, masak terus sampai 30-45 menit lagi.
  9. Aduk menggunakan sendok panjang tiap beberapa menit agar dadih tidak mengkilap atau mengumpul.
  10. Setelah selesai, diamkan dadih di dalam panci selama 20 menit agar mengendap.
  11. Kemudian tiriskan dadih 15 menit, lalu tuangkan ke dalam saringan berlapis kain.

tahap 2 cheddaring keju:

  1. Keluarkan dadih lalu pindahkan ke atas talenan.
  2. Potong menjadi lima potongan dengan ukurang yang sama.
  3. Masukkan ke dalam panci kosong, lalu tutup panci.
  4. Siapkan baskon yang bersih, isi dengan air bersuhu 38,8 derajat celsius sebanyak 1/2 sampai 2/3 baskom.
  5. Letakkan panci ke dalam air panas di baskom, pastikan air tidak masuk ke dalam panci.
  6. Jaga suhu dadih 37,8 derajat celsius selama 2 jam, ganti air jika diperlukan agar panci tetap panas.
  7. Tiap 15 menit, balik potongan dadih di dalam panci.
  8. Setelah kurang lebih 2 jam, potong lagi dadih berbentuk kubus berukuran 1,25 cm.
  9. Lalu masukkan kembali ke dalam panci.
  10. Masukkan lagi panci ke dalam air panas dan biarkan selama 30 menit. Pastikan suhu air masih 38,8 derajat celsius ya.
  11. Aduk dadih menggunakan tangan setiap 10 menit.
  12. Keluarkan panci dari air, lalu masukkan garam dan aduk secara perlahan sampai semua bahan tercampur.

tahap 3 penekanan:

  1. Ambil alat penekan, lapisi dengan kain, masukkan keju, lalu tekan selama 15 menit.
  2. Usahakan tekanannya kuat, bisa menggunakan beban seberat 4,5 kg.
  3. Tingkatkan tekanan sampai berat beban untuk menekan 18 kg selama 12 jam.
  4. Balik keju, lanjutkan penekanan dengan beban 22,5 kg selama 24 jam.
  5. Keluarkan keju dari alat penekan, letakkan di atas papan dan biarkan kering. Biasanya membutuhkan waktu 2-5 hari.
  6. Keringkan kejunya di suhu ruang ya, simpan di tempat yang terang dan kering.
  7. Setelah kering, lapisi keju dengan lilin keju. Tujuannya untuk mencegah keju menjadi keras dan ditumbuhi jamur.
  8. Sehabis proses pelapisan lilin, masukkan keju di dalam kulkas dan diamkan paling tidak selama 60 hari.

Analisa Usaha Keju

cara membuat keju

Tingkat konsumsi keju yang semakin tinggi ini bisa membuka peluang pendirian pabrik keju. maklum, pasar keju semakin meluas dari horeka, pemilik katering, hingga konsumsi untuk rumah tangga. Pemainnya pun belum banyak.

Selain itu, seperti olahan susu lain usaha pembuatan keju ini juga bisa mendatangkan untung yang lumayan besar.

Berbeda dengan pendahulu kita yang mungkin belum terbiasa menikmati keju, generasi sekarang boleh dibilang lebih menyukai keju. Produk olahan dari susu itu merupakan bahan baku dalam berbagai resep masakan dan kue. Ada juga yang menjadikan keju sebagai camilan.

Untuk membuka pabrik keju, anda bisa memulainya dari skala kecil atau rumahan. Namun, jika anda sudah yakin bisa meraup pasar yang besar, tak ada salahnya juga membuat pabrik berkapasitas besar.

Itu seperti  yang dilakukan tri haryanto saat mengawali usaha pembuatan keju edam dan mozarella pada Juni 2010 lalu. Kecintaan pada keju yang mengantar tri waktu itu bekerja di perusahaan tambang, mulai membuat keju sendiri dengan modal Rp 300.000.

Sejarah Keju

Pertama kali keju dimulai dari masyarakat prasejarah yang mulai meninggalkan gaya hidup nomaden dan beralih menjadi peternak kambing, domba maupun sapi, dan lain-lain.

Dengan cara beternak, masyarakat mengenal susu dan juga kegunaannya. Persediaan susu pun jadi meningkat sehingga orang-orang mulai menyimpannya dalam bejana tanah liat ataupun kayu.

Karena kebersihan yang kurang memadahi, terkena sinar matahari secara langsung bahkan terkena panas dari api maka susu dalam bejana tersebut mudah menjadi asam dan kental. Setelah dicoba ternyata susu tersebut masih dapat dimakan.

 Itulah pertama kalinya menemukan keju krim asam (sour cream cheese). Keju krim manis atau sweet cream cheese juga ditemukan secara kebetulan.

Ada dua cerita yang menceritakan bagaimana manusia menemukan tipe keju ini. Yang pertama menceritakan bahwa ada beberapa pemburu yang membunuh seekor anak sapi.

Mereka membuka perut sapi tersebut dan menemukan sesuatu berwarna putih yang ternyata memiliki rasa yang enak. Karena adanya enzim yang bernama rennet ini di dalam perut sapi, maka susunya pun menjadi kental sehingga menjadi keju seperti yang kita sebut sekarang ini.

Cerita lain mengatakan bahwa keju pertama kali ditemukan di timur tengah oleh seorang pengembara dari arab. pengembara tersebut melakukan perjalanan di padang gurun dengan kudanya.

Ia membawa susu di pelananya untuk menghilangkan dahaganya. Setelah beberapa lama, dia berhenti untuk meminum susu yang dibawanya.

Ternyata, susu tersebut telah berubah menjadi air yang pucat dan gumpalan-gumpalan putih. Hal ini disebabkan pelana yang digunakan untuk menyimpan susu terbuat dari perut binatang (sapi, kambing ataupun domba) yang mengandung rennet.

Nah jadi itu tadi ulasan tentang cara membuat keju. Semoga bermanfaat!

Selamat Mencoba!