Cara Lengkap Budidaya Tanaman Kopi Bagi Pemula Agar Berbuah Lebat

Kembali lagi bersama saya, kemarin saya membahas tentang kopi khas indonesia tapi kali ini saya akan membahas tentang cara budidaya tanaman kopi.

Tanaman kopi adalah tanaman tahunan yang dapat mencapai usia produktif sekitar 20 tahun. Untuk memulai cara menanam kopi, pilihlah jenis tanaman kopi dengan cermat.

Faktor-faktor yang berdampak keberhasilan budidaya kopi diantaranya jenis tanaman, teknik budidaya, penanganan pasca panen dan Pemasaran produk akhir.

Kopi adalah produk perkebunan yang paling banyak diperdagangkan. Pusat-pusat budidaya kopi terdapat di kawasan Amerika Latin, Amerika Tengah, Asia-pasifik dan Afrika.

Sementara konsumen kopi terbesar terdapat di kawasan negara-negara Eropa dan Amerika Utara. Wajar ketika produk kopi sangat aktif diperdagangkan.

Cara Budidaya Tanaman Kopi

Persyaratan Tumbuh

Tanaman kopi tumbuh baik pada daerah 20° LU sampai 20° LS. bagian besar daerah kopi di Indonesia terletak antara 0° hingga 10° LS (SumSel, jawa) dan bagian kecil  antara 0° hingga 5° LU (Aceh dan Sumatera Utara).

Tanaman kopi membutuhkan masa supaya kering selama ± 3 bulan yang diperlukan bagi pembentukan primordia bunga, pembungaan dan penyerbukan.

Tipe curah hujan suatu daerah akan mempengaruhi rendemen kopi, pada daerah yang kering, rendemen kopi biasanya lebih tinggi.

Persiapan Lahan Budidaya Tanaman Kopi

Lahan adalah kegiatan penyediaan tempat untuk tanaman kopi supaya dapat tumbuh dengan baik di lahan pertanaman.

Lahan yang bisa dipergunakan bisa berasal dari lahan bukaan baru, bekas tanaman kopi, bergantian antara tanaman kopi dengan tanaman lain , dan bekas tanaman lain yang diganti dengan kopi secara permanen (konversi).

Pada dasarnya kegiatan persiapan lahan pada asal lahan tersebut tidak jauh berbeda, meliputi:

Pembukaan Lahan

Pembukaan lahan bertujuan untuk membersihkan lahan dari seluruh bagian tanaman yang telah ada sebelumnya.

Biasanya dilakukan dengan cara memotong, menebang dan mendongkel seluruh bagian tanaman, kemudian dilanjutkan dengan pembersihan sisa-sisa tanaman yang ada di permukaan tanah.

Pengairan dan Pembuatan Teras

Pengairan dan pembuatan teras ditujukan untuk memperoleh kebun kopi yang baik dan teratur sesuai dengan rencana.

Dengan adanya teras maka tanah dan air bisa tebih awet penggunaannya sehingga tanaman dapat tumbuh dengan subur.

Macam teras dan pembuatannya disesuaikan dengan kemiringan tanah, dipilih teras bangku, teras individu atau teras guludan.

Penanaman Tanaman Pelindung

Penanaman tanaman pelindung bertujuan untuk melindungi tanaman kopi dari berbagai keadaan yang kurang menguntungkan. Tanaman pelindung harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  • Berakar dalam agar tidak bersaing dalam pengambilan air dan unsur hara.
  • Percabangan mudah diatur secara berkala.
  • Ukuran daun relatif kecil dan tidak mudah rontok.
  • Tidak menjadi tanaman inang hama dan penyakit kopi.
  • Menghasilkan banyak bahan organik.
  • Termasuk jenis leguminosae.

Jenis tanaman pelindung terdiri dari pelindung sementara dan pelindung tetap. Pelindung sementara ditanam dalam barisan dengan jarak 2 hingga 4 m atau mengikuti kontur.

Berikut jenis naungan sementara: Flemingia congesta, Crotolaria anagyroides, Tephrosa candida. Naungan sementara ditanam sebetum pelindung tetap dapat berfungsi.

Yang berjenis naungan tetap yang banyak dipakai di Indonesia adalah Leucenia spp, Albizia sp, Erythrina sp dan Gliricidia.

Jarak tanam yang digunakan 2 m x 2,5 m, dan setelah besar diperjarang menjadi 4 m x 5 m (Leucenia) dan 10 m x 10 m (Albizia).

Pembibitan

Bahan tanaman kopi adalah benih dan entres yang dianjurkan dan bisa diperoleh dari produsen yang ditunjuk melalui SK Menteri Pertanian.

Benih kopi adalah biji kopi yang memenuhi persyaratan yang berasal dari pohon induk yang dianjurkan.

Sedangkan entres adalah bahan tanaman berupa cabang muda yang digunakan sebagai batang atas dalam penyambungan.

Tanaman kopi robusta dapat diperbanyak secara generatif maupun vegetatif, sedangkan kopi arabika biasanya diperbanyak secara generatif.

Perbanyakan Generatif

Perbanyakan generatif adalah perbanyakan tanaman dengan menggunakan benih yang disemai dalam bedengan pesemaian.

Benih diambil dari kebun  yang diketahui mutunya (produksi tinggi, tahan hama dan penyakit), dari kebun biklonal. Buah dipilih yang masak, bentuk normal, dan tidak cacat. Penyimpanan tidak lebih dari 3 bulan.

Tempat pesemaian dibuat pada lahan yang datar, tanahnya gembur, serta bebas nematoda dan cendawan akar, Diusahakan dekat dengan pembibitan dan daerah pertanaman, serta mudah untuk melakukan pengawasan.

Tanah dicangkul kemudian dibersihkan dari sisa-sisa akar tanaman dan rumput. Bedengan dibuat arah Utara-Selatan, lebar 80 – 120 cm, panjang menurut kebutuhan.

Bedengan ditinggikan ± 20 cm menggunakan tanah subur dan gembur, di atasnya ditambahkan lapisan pasir halus ± 5 cm, pingginya diberi penahan dari bambu atau batu bata.

Untuk mencegah nematoda dilakukan fumigasi dengan Vapam (100 ml/10 L air) untuk setiap m2, kemudian ditutup plastik seiama 7 hari, setelah dibuka dibiarkan selama 7 hari.

Bedengan diberi atap/naungan berupa alang-aiang, daun tebu, daun kelapa dsb, tinggi bagian barat 120 cm, sebelah timur 180 cm.

Sebelum benih disemai, bedengan disiram air sampai penuh.Penyemaian benih dilakukan dengan membenamkan benih sedalam ± 0,5 cm jarak antara benih 3 cm x 5 cm,permukan benih yang rata menghadap ke bawah.

Di atas benih ditutup dengan potongan jerami atau alang-alang kering agar tetlindung dari sengatan matahari atau curahan air siraman. Setiap hari bedengan disiram air (kecuali ada hujan), dengan menggunakan gembor.

Bibit yang telah mencapai stadium kepelan (umur 2,5 hingga 3 bulan setelah penyemaian) kemudian dipindahkan ke tempat pembibitan.

Pembibitan dapat dilakukan dalam bedengan tanah atau dalam kantong ukuran 30 x 40 cm, lokasi pembibitan dipilih seperti untuk pesemaian.

Cara Membuat Pembibitan

Berikut ini terdapat 2 cara membuat pembibitan, antara lain:

Bedengan Tanah

Tanah diolah sedalam ± 60 cm, kemudian dibuat bedengan dengan lebar ±120 cm, dan panjang sesuai kebutuhan, jarak bedengan ± 30 cm.

Di atas bedengan dibuat naungan setinggi 2 m dengan kerangka bambu dan atap alang-alang/daun kelapa. Bibit kepelan ditanam dengan jarak 20 cm x 25 cm.

Menggunakan kantong plastik

Media tanam berupa campuran tanah lapisan atas dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1. Kantong plastik dilubangi sebanyak ± 30 buah, kemudian diisi media sampai setinggi 1,5 -2 cm dari bibir kantong plastik.

Kantong plastik disusun secara berderet dengan lebar 120 cm, panjang sesuai kebutuhan. Bedengan diberi naungan seperti pada bedengan tanah.

Cara Pemeliharaan Budidaya Tanaman Kopi

1. Penyulaman pada tanaman kopi

Saat tanaman kopi berumur dua minggu setelah tanam, sebaiknya bibit tanaman kopi diperiksa 1 minggu dua kali. Kemudian setelah bibit berumur 2-4 minggu bibit diperiksa satu minggu sekali.

Selama enam bulan selanjutnya bibit dapat diperiksa salama 1 bulan sekali. Apabila dalam pemeriksaan tersebut ditemukan bibit yang mati atau abnormal, maka segera gantikan dengan bibit cadangan untuk penyulaman.

Cara untuk memindahkan bibit sulaman jangan dilakukan dengan dicabut, akan tetapi lakukan dengan puteran agar pertumbuhanya lebih cepat.

Pemeliharaan tanaman sulaman harus lebih intensif dibandingakn dengan tanaman lain. Hal tersebut bertujuan agar pertumbuhan tanaman sulaman dapat sama dengan tanaman lain.

2. Pemupukan pada tanaman kopi

Cara pemeliharaan tanaman kopi yang sangat penting adalah pemupukan. Pemupukan merupakan hal yang penting bagi semua tanaman.

Dimana kebutuhan unsur hara pada tanaman akan terpenuhi dengan cara dipupuk. Pupuk yang digunakan bisa berupa pupuk organik maupun anorganik.

Pupuk organik yang biasa digunakan berupa daun-daun, seresah sekitar tanaman kopi, rumput hasil dari penyiangan, bahan hasil pemangkasan tanaman pelindung, dan daging buah kopi yang telah mengering.

Sedangkan pada kondisi tanah yang cukup liat, pupuk kandang ataupun kompos juga sering diberikan untuk tanaman kopi.

Jumlah pupuk yang diberikan tersebut sekitar 20-40 liter tergantung dari umur tanaman. Pupuk diberikan 1-2 tahun sekali pada awal musim hujan bersamaan dengan pemberian pupuk buatan.

Cara pengaplikasian, yaitu pupuk kandang dimasukan dalam lubang kemudian baru dicampur dengan pupuk buatan.

Pada kondisi tanah masam pH <4,5 pemberian pupuk kandang disertai dengan pemberian kapur sebanyak ¼ kg per tanaman. Pemberian kapur ini dilakukan selama 2-4 tahun sekali.

Perbanyakan vegetatif

Perbanyakan vegetatif untuk tanaman kopi dilakukan dengan cara sambungan (okuiasi) dan stek, Hasil perbanyakan vegetatif disebut klon.

Sambungan

Sambungan adatah hasil penggabungan antara batang bawah dan batang atas (entres) untuk mendapatkan bahan tanaman yang seragam, produksi tinggi dan daya tahan baik.

Batang bawah yang digunakan memiliki perakaran dan pertumbuhan kuat, tanaman sehat, umur 8 – 1 2 bulan (diameter minimal 0,7 cm). Sedangkan untuk batang atas dipilih klon unggul yang berasal dari kebun entres.

Pohon batang entres berupa entres pucuk atau entres cabang, ruas ke 2 – 4 dari pucuk, yang telah berumur ± 3 bulan.

Batang bawah dipotong pada ketinggian 20 – 25 cm, kemudian dibelah (dibuat celah) sepanjang 3 – 4 cm; Batang atas dipotong satu buku dengan panjang 7 cm ( 2 cm di atas buku dan 5 cm di bawah buku), daun dan cabang dipotong (tinggal 1,5 cm dari sumbu entres).

Silahkan buat sayatan seperti baji sepanjang 3 – 4 cm. Masukan entres ke dalam celah batang bawah, usahakan kambium batang atas dan batang bawah bertemu.

Ikat sambungan dengan tali pengikat dengan hati-hati, kemudian beri sungkup dengan kantung plastik.

Dua mlnggu setelah penyambungan dilakukan pemeriksaan, sambungan yang berhasil berwarna hijau sedangkan yang gagal berwarna kuning.

Untuk sambungan yang berhasil, sungkup dibiarkan sampai tunas tumbuh, setelah 3 bulan tali pengikat dibuang, Tunas yang tumbuh dari batang bawah dibuang.

Tunas pada batang atas dipilih satu tunas yang tumbuh baik. Pada sambungan yang gagal dapat dilakukan penyambungan ulang dengan memotong sedikit batang bawahnya.

SETEK

Setek adalah potongan satu ruas dari tunas ortotrop (wiwilan) dengan panjang 7 – 1 0 cm.

Untuk bahan setek digunakan tunas ortotrop (wiwilan) ruas ke 1 – 3 dari ujung, panjang 7 – 10 cm, mengandung sepasang daun yang dipotong (disisakan ± 4 cm).

Media tanam merupakan campuran top soil + pasir kali (1 : 1) atau pasir kali halus 100 %, serta bebas hama dan penyakit.

Setek yang sudah ditanam diberi sungkup, dengan kelembaban 85 – 90 %, suhu 23 – 26 °C, intensitas cahaya 30 – 40%.

Pada umur 10 – 12 minggu dipindah ke pembibitan/polibag, dan siap dipindah ke lapangan pada umur 8 – 1 0 bulan.

Penanaman

Beriktu ini beberapa penanaman dalam tanaman kopi, antara lain:

Jarak tanam

Jarak tanam untuk tanaman kopi bervariasi tergantung jenisnya.

Kopi Robusta 2,5 m x 2,5 m; 2,5 m x 2,75 m; atau 2,75 m x 2,75 m; Arabika 2 m x 2,5 m atau 2,5 x 2,5 m; Arabika kate 1,25 m x 2 m atau 1,5 m x 2 m; Excelsa 2,75 m x 2,75 m.

Lubang tanam

Pembuatan lubang tanam dilakukan 3 – 6 bulan sebelum penanaman, ukuran 60 x 60 x 60 cm atau 75 x 75 x 75 cm atau 100 x 100 x 100 cm. Lubang tanam ditutup 2 – 4 minggu sebelum tanam.

Bibit siap tanam

  1. Asal biji (zailing), umur < 1 tahun belum atau sudah bercabang, atau sudah di stum 3 – 4 bulan
  2. Berasal sambungan, umur 3 – 4 bulan atau umur 8 bulan
  3. setek, umur 8 – 1 0 bulan.

    Pemupukan

    Adalah penambahan bahan organik atau anorganik kepada tanah/tanaman dengan tujuan untuk menyediakan unsur-unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman.

Waktu pemupukan, awal dan akhir musim hujan, masing-masing ½ dosis

contoh dosis pupuk:

budidaya tanaman kopi

 

Demikian yang bisa saya sampaikan, apabila ada salah kata dan kekurangan dalam artikel saya, saya mohon maaf, dan jangan bosan dengan artikel ku ini.

Dan tak lupa juga kepada yang sudah membaca artikel aku ini semoga selalu setia di artikel aku ini. Sekian dan terimakasih.

Cara Menanam Kopi yang Baik dan Benar Agar Tumbuh Dengan Bagus

Setelah sekian banyaknya aku menulis cara membuat kopi bubuk dan lainya,sekarang aku mau kasih tau ke kalian cara menanam kopi.

Nah cara menanam kopi ini cukup mudah iya.Yang dibutuhkan hanyalah alat dan biji kopinya saja.Cara menanam kopi ini harus kalian manfaatkan dengan benar iya.

Apalagi yang suka berbisnis.Oke langsung saja saya akan menjelaskan cara menanam kopi.

Sejarah Tanaman Kopi

cara menanam kopi

Berbicara tentang sejarah,pastinya kita tidak asing lagi ya mendengarnya.Karena di negara kita indonesia ini juga banyak sejarahnya iya hehe.

Tapi kali ini kita akan membahas sejarah dari tanaman kopi iya bukan sejarah dari negara indonesia kita ini.Oke langsung saja aku jelaskan iya.

Sejarah kopi konon bermula pada abad ke-9 di Ethiopia. Namun, budidaya dan perdagangan kopi baru mulai dikenal pada abad ke-15 oleh pedagang Arab di Yaman.

Kopi mencapai ke eropa pada abad ke-17 namun tidak dapat tumbuh baik di sana.

Bangsa-bangsa Eropa lalu langsung menggunakan daerah jajahannya untuk membudidayakan tanaman kopi.

Indonesia,negara yang diduduki Belanda, memiliki andil yang besar dalam sejarah dan persebaran jenis kopi di dunia.

Belakangan, mulai ditemukan cara yang lebih nikmat dalam mengkonsumsi kopi.

Dalam waktu yang lama kopi menjadi minuman istimewa yang hanya dikonsumsi para raja dan kaum bangsawan.

Dari mana kopi di dapat menjadi rahasia yang ditutup rapat. Belakangan kopi mulai disebar dan diperkenalkan di Afrika.

Yang dijadikan sebagai minuman favorit para bangsawan dan orang kaya di Eropa.

Tapi pada saat itu asal-usul kopi masih menjadi misteri, yang orang tahu bahwa tata niaga kopi sepenuhnya dikuasai oleh para pedagang Arab. Dari sinilah muncul istilah kopi arabica.

Tapi para pedagang arab menutup rapat rahasia asal-usul komoditasnya yang sangat berharga itu.

Pada akhir abad ke 19, seorang pedagang yang berasal dari Belanda berhasil mencuri bibit kopi dari saudagar Arab di sebuah Pelabuhan di Yaman yang bernama Mocha.

Cara Menanam Kopi

1. Cara Menanam Kopi Arabica

Kopi arabika ini mampu hidup tumbuh subur di daerah dataran yang memiliki ketinggian antara 750-1500 meter di bawah permukaan laut.

Dan suhu yang paling bagus untuk menanam kopi arabika berkisar di antara suhu 15 -21 Cc.

Dan sangat cocok jika kita budidaya di daerah indonesia kususnya daerah yang memiliki curah hujan sedang.

1. Syarat Tumbuh

  • Lokasi

Untuk lokasi Letaknyas  harus terisolir dari pertanaman kopi varietas lain ±100 meter.Lahan bebas hama dan penyakit dan mudah pengawasan.

  •  Tanah

Tanah harus memiliki pH 5,5-6,5 dan untuk top soil Minimal 2 %.Serta strukrur tanah harus subur, gembur dan ke dalaman harus relative > 100 cm.

2. Syarat Penanaman

  • Jarak Tanam

Jarak tanam untuk menanam kopi arabika antara lain :

  1. Segi empat : 2,5 x 2,5 m
  2. Pagar : 1,5 x 1,5 m
  3. Pagar ganda : 1,5 x 1,5 x 3 cm
  • Lobang Tanam

  1. Harus dibuat 3 bulan sebelum tanam.
  2. Ukuran lubangnya yaitu mulai dari 50 x 50 x 50 cm, 60 x 60 x 60 cm, 75 x 75 x 75 cm atau 1 x 1 x 1 m untuk tanah yang berat.
  3. Tanah galian diletakan di kiri dan kanan lubang.
  4. Lubang dibiarkan terbuka selama 3 bulan.
  5. 2 -4 minggu sebelum masa penanam, tanah galian yang telah dicampur dengan pupuk kandang yang masak sebanyak 15/20 kg/lubang, dimasukkan kembali ke dalam lubang.
  6. Tanah urugan jangan dipadatkan.
  • Cara Menanam Kopi Arabica :

  1. Penanaman dilakukan pada musim hujan
  2. Leher akar bibit ditanam rata dengan permukaan tanah.

2. Cara Menanam Kopi Lampung

Budidaya tanaman kopi Lampung yang paling terkenal di Lampung umumnya adalah jenis kopi robusta.

Jenis kopi robusta ini sangat cocok sekali apabila ditanam di Indonesia karena Indonesia memiliki iklim tropis.

Jenis kopi robusta ini dapat tumbuh di daerah dataran rendah, atau kondisi yang lebih ideal dapat tumbuh pada ketinggian 300 hingga 900 meter di atas permukaan laut.

Budidaya tanaman kopi robusta ini banyak sekali kita temukan di daerah Lampung, Sumatera.

Tepatnya di daerah  Lampung Barat, Lampung Tengah dan juga daerah Tanggamus.

Berikut cara menanamnya :

  • Pemilihan Ladang yang Tepat.

Ladang yang paling cocok untuk ditanami kopi robusta ini yaitu di kawasan pegunungan, perbukitan, ladang dan sebagainya.

  • Menemukan Bibit Unggul.

Bibit kopi robusta ini bisa diperoleh dengan cara melakukan pembibitan sendiri sampai kopi tumbuh, atau bisa juga dengan membelinya di toko pertanian.

  • Usahakan Cahaya Matahari Bisa Masuk 

Sebab hal ini akan sangat mempengaruhi proses fotosinetesis dari tanaman kopi. Pastikan Anda menanam pada daerah yang tidak terlindungi pohon-pohon besar.

Sehingga cahaya matahari dapat secara langsung menyentuh daun untuk melakukan fotosintesis.

  • Pohon Kopi yang Ditanam Diberi Tanaman Pohon

Hal ini dilakukan karena digunakan sebagai naungan di sekitarnya agar tanaman kopi tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Juga dapat melindungi bunga kopi dari air hujan yang dapat merusak proses pembuahan.

  • Pemupukan

Ini dilakukan dua kali yakni pada sehari setelah penanaman dan pada akhir masa tanam.

Waktu pemupukan sebaiknya dilakukan pada saat musim hujan karena kandungan unsur haranya akan lebih tinggi sehingga pupuk mudah meresap.

3. Cara Menanam Kopi Liberika

  • Syarat Tumbuh Kopi Liberika

  • Ketinggian 0 – 900 m dpl. Tetapi, tanaman liberika masih bisa tumbuh dan berbuah dengan baik di ketinggian 1200 m dpl.
  • Curah hujan 1250 – 3500 mm/tahun atau optimalnya 1500 – 2500 mm/tahun, dengan bulan kering 3 bulan.
  • Suhu rata-rata 21 – 30 Dapat tumbuh subur di daerah dengan kelembaban yang tinggi dan panas.
  • Kemiringan tanah < 30% dan kedalaman efektifnya > 100 cm.Ditanam pada tanah berlempung sampai tanah berpasir sekali pun, dengan struktur lapisan atas remah.Tetap bisa tumbuh baik di lahan marjinal, terutama lahan gambut.
  • Jarak tanam yang dianjurkan 3 x 3 meter atau bisa juga 4 x 2,5 meter.
  • Sifat kimia tanah yang dianjurkan, yaitu pada lapisan 0 – 30 cm:
  • Bahan organik > 3,5%, kadar C/karbon > 2%
  • Nisbah C/N 10 – 12.Kapasitas tukar kation > 15 me/100 g tanah.
  • Kejenuhan bassa > 35% pH 4,5 – 6,5.Unsur N, P, K, Ca, Mg: cukup sampai tinggi.

Cara Menanaman Kopi Liberika :

  1. Bersihkan gulma di sekitar lubang tanam.
  2. Penanaman dimulai di awal musim hujan.
  3. Potong pangkal polybag dengan ketebalan 1 – 1,5 cm, untuk menghindari kemungkinan akar bengkok.
  4. Sebulan pasca tanam, lakukan penyulaman jika ada tanaman yang mati.

4. Cara Menanam Kopi Ateng

  • Persiapan Pembibitan Kopi

    Lahan yang akan digunakan untuk budidaya kopi disarankan memiliki luas minimal sekitar 0,5 hektar.

Pastikan pula perbandingan antara pohon pelidung di lahan dengan pohon kopi yang akan ditanam pas yaitu sekitar 1 ; 4 atau 1 : 8 dengan setiap pohon pelindung.

Yaitu untuk 4 pohon kopi jika lebih tebang pohon pelindung tersebut. Untuk teknik penanaman kopi.

Anda perlu menyiapkan pupuk kandang sekitar 50 kg dan juga sebarkan natuiral glio lalu diamkan selama sekitar satu minggu.

  • Cara Menanam Kopi Ateng :

Sebelum melakukan proses penanaman, buatlah lubang tanam terlebih dahulu dengan ukuran sekitar 60 cm2 atau bisa juga 75 cm 2 dengan jarak tanam sekitar 2,5 -2,75 cm2.

Lubang tanam ini sebaiknya dipersiapkan sekitar 2 bulan selum tanam atau persiapan lubang tanam tersebut saat bibit berumur sekitar 5 bulan.

Sehingga pada saat tanaman berumur 7 bulan, lubang tanam sudah dapat di tanami bibit.

Buatlah bumbunan atau bedengan untuk digunakan pada saat penyemaian bibit kopi dengan ketebalan sekita 4-6 cm.

Bibit yang disemai tersebut di siram secara teratur dengan takaran yang sesuai.

Biasanya biji benih ini akan mulai berkecambah sekitar satu bulan penyemaian.

Setelah bibit berkecambah, selanjutnya pindahkan bibit yang tumbuh dengan baik ke dalam polybag tanam.

Lakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk NPK. Lakukan juga pemberian sepernasa dengan perbandingan 1 sendok untuk 10 liter air.

Dan jika tanaman sudah mencapai umur 4 bulan, berikan sekitar 250 ml untuk setiap pohonnya.

Penutup Cara Menanam Kopi

Hanya itu yang bisa saya sampaikan,apabila ada kesalahan penulisan pada artikel aku ini tolong dimaafkan iya.

Dan biasa aku ngga akan pernah lupa bagi pembaca setiaku,semoga jangan pernah bosen iya membaca.Karna membaca jabatan ilmu.Sekian dan terimakasih.